Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keterampilan mengajar mahasiswa pendidikan fisika melalui pendekatan hybrid microteaching yang menggabungkan pembelajaran tatap muka dan daring. Metode penelitian melibatkan dua siklus microteaching dengan sampel 17 mahasiswa semester 6, menggunakan instrumen penilaian keterampilan mengajar yang mencakup aspek seperti membuka dan menutup pelajaran, menjelaskan, bertanya, dan mengelola kelas. Hasil siklus pertama menunjukkan keterampilan mengajar berada dalam kategori "Cukup," dengan beberapa aspek memerlukan peningkatan. Siklus kedua memperlihatkan peningkatan signifikan, dengan sebagian besar keterampilan beralih ke kategori "Baik" atau "Sangat Baik," khususnya dalam membimbing diskusi dan mengajar kelompok kecil. N-Gain menunjukkan peningkatan keterampilan yang bervariasi, dengan beberapa keterampilan mengalami peningkatan tinggi. Kesimpulannya, metode hybrid microteaching efektif dalam meningkatkan keterampilan mengajar, namun masih diperlukan pengembangan lebih lanjut dalam aspek variasi pembelajaran.
Copyrights © 2024