Pendidikan formal yang mengutamakan pemikiran terhadap penilaian kognitif saja. Sehingga, permasalahan afektif terkait pada sistem nilai kurang mampu dikembangkan, peristiwa ini tentu dapat menjabarkan pendidikan yang berpusat kepada guru. Pembelajaran batik mampu mengembangkan pola pikir peserta didik, melalui kegiatan batik tulis pada proses menggambar di media kain yang lebar membentuk pola-pola yang indah. Kesenian batik adalah kesenian gambar diatas kain untuk pakaian yang menjadi kebudayaan masyarakat. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan multiple intelligences, pada kegiatan batik tulis serta faktor pendukung dan penghambat dalam materi membatik pada mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan kelas V sekolah di SD Muhammadiyah Bodon. Jenis penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru kelas, peserta didik kelas V. Objek penelitiannya yaitu Analisis Multiple Intelligences dalam materi membatik pada mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan kelas V di SD Muhammadiyah Bodon. Pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksanaan keabsahan data dengan ketekunan peneliti, triangulasi sumber dan teknik. Data analisis menggunakan analisis data interaktif induktif model Miles dan Huberman.
Copyrights © 2024