Kota Malang mengalami peningkatan signifikan dalam kepadatan penduduk, yang berdampak pada terbatasnya lahan untuk tempat tinggal dan aktivitas. Sebagai solusi, rumah susun diusulkan sebagai alternatif untuk mengatasi masalah ini, dengan tujuan menciptakan permukiman yang efisien dan berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam perancangan rumah susun ini adalah Force Based Framework, yang melibatkan pengolahan data eksternal seperti masalah, konteks desain, tujuan, dan kriteria konsep desain. Pendekatan tema arsitektur yang digunakan adalah tema Biophilic, dengan menciptakan lingkungan hunian yang sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Hasil dari perancangan rumah susun ini berupa rancangan rumah susun yang memiliki ruang tumbuh fungsional yang menerapkan prinsip Biophilic connection with nature dan thermal and airflow variability. Dengan menerapkan prinsip dari tema ini, rumah susun dapat mengurangi dampak pemanasan perkotaan, meningkatkan kenyamanan dan kesehatan penghuni, dan mendukung keberlanjutan ruang terbuka hijau dengan menerapkan tema ini.
Copyrights © 2024