Kerukunan dan toleransi umat beragama merupakan pembelajaran bagi praktik moderasi beragama yang perlu dicontoh dan dipelajari. Dari hasil penelitian-penelitian yang sudah ada prinsip kerukunan dan toleransi merupakan hasil dari konstruksi pendidikan nonformal, padahal bicara soal penanaman karakter tidak dapat dilepaskan dari peran lembaga pendidikan formal. Penelitian ini melengkapi sumbangsih khazanah keilmuan terkait moderasi beragama. Ini adalah penelitian kualitatif dengan objek formal moderasi beragama dan objek material Nasyiatul Aisyiah Ponorogo. Pengambilan data dilakukan dengan studi pustaka, wawancara dan Focus Group Discussion (FGD) bersama Nasyiatul Aisyiah Ponorogo. Penelitian ini menunjukkan: (1) Moderasi beragama Nasyiatul Aisyiah Ponorogo bagian dari kearifan yang harus dipelihara dan dijaga; (2). Nasyiatul Aisyiah menanamkan wawasan moderasi beragama dalam proses pembelajaran dalam kegiatan berorganisasi berupa penyuluhan, workshop dan kegiatan lainnya. Secara ringkas penelitian ini memperlihatkan sumbangsih yang merawat kearifan lokal dapat menguatkan wawasan moderasi beragama para generasi millenial Nasyiatul Aisyiah Ponorogo
Copyrights © 2024