Media sosial memang memiliki daya tarik yang mampu memikat penggunanya untuk terus menikmati sajian – sajian konten di dalamnya. Para pengguna media sosial tidak hanya dapat membagikan foto, video, berkirim pesan secara pribadi namun mereka juga bisa membuat tulisan “nyinyir” untuk menyindir pihak tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) menganalisa faktor – faktor penyebab pengguna media sosial menuliskan pesan “nyindir” pada story sosial media mereka, dan 2) menganalisa bagaimana pengguna memaknai keberadaan dirinya sendiri berdasarkan konsep diri William D Brooks dan Philip Emmen. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data secara dokumentasi untuk membahas mengenai isi pesan tertulis yang terkandung di dalam sebuah media. Data penelitian akan dikumpulkan dengan cara tangkap layar media sosial para pengguna yang kemudian akan dilakukan analisis konsep diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yaitu orang – orang yang gemar “nyinyir” di media sosial memiliki konsep diri yang rendah (negatif) seperti : senang mencari perhatian agar orang lain memberikan feedback melalui kolom komentar, ingin mencari kepuasan dengan menumpahkan perasaan lalu mendapatkan beragam emoticon, mencari apresiasi atau pengakuan perihal perihal kebenaran hal yang disampaikan, senang mencari kesalahan orang lain dan merasa puas ketika menuliskan kesalahan yang sudah dilakukan oleh orang yang dimaksud di media sosial. Kata Kunci : Nyinyir, Media Sosial, Konsep Diri
Copyrights © 2024