Turnover intention secara signifikan mempengaruhi kualitas layanan kesehatan yang diberikan di lingkungan rumah sakit. Pengembangan karir yang efektif akan meningkatkan komitmen di antara perawat, sehingga terjadi pengurangan turnover intention. Tujuan penelitian ini menilai dampak pengembangan karir terhadap turnover intention perawat dengan usia menjadi variabel moderasi. Metodologi penelitian ini melibatkan pendekatan survei, sampel adalah perawat yang saat ini bekerja di Rumah Sakit Pagelaran, Kabupaten Cianjur. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, analisis data dengan teknik regresi moderasi. Hasil penelitian ini bahwa pengembangan karir memberikan dampak yang signifikan pada turnover intention, dibuktikan dengan nilai signifikansi 0.000 (< 0,05), menunjukkan bahwa perawat yang merasakan perkembangan karir positif cenderung menunjukkan kecenderungan yang berkurang untuk mencari peluang kerja alternatif. Selanjutnya, usia diidentifikasi sebagai faktor moderasi, ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,016 (< 0,05) dan nilai R-Square 0,636, di mana efek pengembangan karir pada turnover intention ditemukan lebih jelas di antara perawat yang lebih muda dibandingkan dengan rekan-rekan mereka yang lebih tua. Hasil ini menggarisbawahi perlunya administrasi rumah sakit untuk memprioritaskan kemajuan pengembangan karir perawat yang terstruktur dan berkelanjutan, serta untuk menyesuaikan inisiatif pengembangan karir yang selaras dengan berbagai demografi usia tenaga keperawatan, untuk meningkatkan tingkat retensi dan kualitas layanan kesehatan yang diberikan
Copyrights © 2024