Peningkatan perkebunan kopi robusta tidak diimbanginya dengan kualitas dari biji yang dihasilkan. Hal ini disebabkan karena maraknya penggunaan bibit dari buah kopi yang jatuh ke tanah dan tumbuh disekitaran pohon sebagai bahan tanam kembali (bibit baru). Pembibitan kopi bertujuan menyediakan bibit kopi yang berkualitas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Respon Pemberian Biochar tempurung kelapa yang diproduksi dengan sistem retort dan aplikasi pupuk Kohe Sapi Terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Kopi Robusta (Coffea robusta L.). Metode penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (rak) faktorial yang terdiri dari 2 faktor dengan 16 kombinasi perlakuan dan 2 ulangan sehingga diperoleh 32 plot penelitian. Faktor yang diteliti adalah Biochar tempurung kelapa dengan simbol “B” yaitu B0= tanpa biochar, B1= dosis 20% , B2= dosis 30%, B3= dosis 40%. Faktor perlakuan Pupuk Kohe Sapi dengan simbol “S” yaitu Kontrol (S0) = tanpa Kohe Sapi, S1 = gram dosis 10 ton/ha, S2 = 20 ton/ha, S3 = 30 ton/ha. Parameter yang diukur dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah daun, Diameter Batang.
Copyrights © 2024