Digitalisasi dan kemajuan teknologi di era disrupsi merubah kehidupan masyarakat Indonesia. Namun dampak dari pemanfaatan teknologi digital dapat merusak mental bangsa karena penggunaan smartphone yang tidak dapat dikendalikan. Berbagai hal negative terjadi seperti perbuatan asusila, ujaran kebencian, dan peredaran narkoba di Internet. Situasi ini menimbulkan masalah dalam masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian berupa kegiatan bertema ``Pemantapan Nilai-Nilai Pancasila di Masa Disrupsi'' dapat menanamkan Pancasila di kalangan masyarakat. Kegiatan dialog ini dilakukan dengan metode diskusi terdiri dari tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan pemantauan dan evaluasi. Hasilnya menunjukkan bahwa: 1) Teknologi digital dapat mengembangkan kewarganegaraan yang aktif. 2) Pancasila sebagai pandangan hidup berbangsa untuk menghilangkan dampak negatif dari teknologi digital.
Copyrights © 2024