Penelitian ini membahas tentang analisis manajemen risiko pada UMKM kuliner "Baso Bakar BRI Jatitujuh" dengan menggunakan pendekatan Risk and Control Self-Assessment (RCSA). UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun sering kali dihadapkan pada risiko yang dapat mempengaruhi keberlangsungan usahanya. Kebanyakan pelaku usaha seringkali tidak peduli akan dampak risiko yang akan terjadi terhadap usahanya. Manajemen risiko bertujuan untuk melindungi perusahaan dari risiko bisnis yang dapat mengganggu operasional usaha. Melalui pendekatan RCSA, penelitian ini mengidentifikasi risiko keuangan, operasional, pemasaran, dan produk yang berpotensi menghambat perkembangan usaha Baso Bakar BRI Jatitujuh. Hasil penelitian menunjukan bahwa risiko keuangan dan operasional merupakan faktor dominan yang berpotensi mempengaruhi pendapatan dan efisiensi usaha. Di sisi lain, risiko pemasaran dan produk ditemukan berhubungan dengan daya tarik konsumen terhadap produk. Penelitian ini menyoroti pentingnya penerapan manajemen risiko yang efektif untuk meningkatkan ketahanan usaha UMKM ditengah persaingan yang ketat.
Copyrights © 2025