Edukasi tentang pencegahan bullying dan kekerasan seks penting diberikan untuk anak sejak dini. Edukasi bahaya bullying pada anak di sekolah juga lebih diarahkan pada saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi awal pada SDN Boke di Desa Boke Kecamatan Sape Kabupaten Bima bahwa kemampuan anak mengenal pendidikan seks masih dalam kategori rendah, pemahaman orang tua tentang cara pemberian edukasi seks pada anak masih kurang, minimnya metode dan media pembelajaran mengakibatkan kurangnya inovasi baru dalam mengenalkan pendidikan seks dengan memperhatikan tahapan perkembangan anak. Tindakan bullying juga kerap terjadi di lingkungan sekolah karena anak belum memahami dampak bullying bagi anak yang lain. Metode edukasi pencegahan bulyying dan seks usia dini ini dilakukan melalui teknik bercerita, diskusi, tanya jawab, permainan, pemberian sticknote, doorprize, serta bernyanyi. Kegiatan ini dilakukan dengan komunikasi yang sederhana dan penuh kenyamanan sehingga anak tidak terkesan menggurui dan menegangkan. Nilai-nilai edukasi seks dibalut dalam untaian nyanyian dan sajian gambar yang memudahkan anakĀ dalam memahami hal tersebut. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah para siswa mampu memahami cara melindungi dirinya dari kejahatan seksual, memahami terkait ciri pertumbuhan yang terjadi pada masa pubersitas, mengenal bagian tubuh yang tidak boleh disentuh dan dilihat oleh orang lain, serta bijak menggunakan gadget. Dismping itu, anak memahami cara menyelesaikan masalah dengan pendekatan musyawarah besama, saling menghargai dan menghormati diantara perbedaan. Oleh karena itu, pihak sekolah harus tetap melakukan edukasi pencegahan bulyying dan kekerasan seks yang kontinyu pada seluruh siswa dengan metode-metode dan media yang menyenangkan.
Copyrights © 2024