Pendidikan pancasila sering dianggap sebagai mata pelajaran yang membosankan dan kurang menarik bagi siswa. Hal ini umumnya disebabkan oleh penggunaan metode pengajaran yang cenderung klasik oleh guru. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan alternatif model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Salah satu cara yang efektif adalah dengan memanfaatkan media papan pintar, yang memungkinkan siswa untuk belajar secara lebih interaktif dan optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana penggunaan media papan pintar dapat meningkatkan hasil belajar dalam pendidikan Pancasila. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan melalui dua siklus dengan 4 tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III yang terdiri dari 8 orang, yaitu 5 laki-laki dan 3 perempuan. Presentase yang dicapai oleh peserta didik berdasarkan kemampuan hasil belajar pada prasiklus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Pada prasiklus, persentase tersebut tercatat sebesar12%. Kemudian, pada siklus I, terjadi peningkatan yang cukup baik menjadi 50%. Tidak berhenti di situ, pada siklus II, persentase tersebut kembali meningkat, mencapai 87%.
Copyrights © 2024