Pendidikan karakter pada anak usia sekolah dasar memiliki peran penting dalam menciptakan generasi yang berakhlak mulia dan berkepribadian unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran orang tua dalam menerapkan nilai-nilai pendidikan karakter berdasarkan prinsip Ki Hajar Dewantara serta menggali kolaborasi antara sekolah dan keluarga. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data diperoleh melalui kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua menjalankan lima peran utama dalam membentuk karakter anak: sebagai pendidik, fasilitator, pengawas, motivator, dan teladan. Sebagai pendidik, orang tua mengajarkan nilai-nilai moral dan membimbing penggunaan teknologi secara bijaksana. Sebagai fasilitator, mereka mendukung anak dalam mengembangkan kecerdasan sosial. Pengawasan yang cermat terhadap penggunaan teknologi diperlukan untuk mencegah dampak buruk. Dalam perannya sebagai motivator, orang tua dapat memberikan apresiasi untuk mendorong rasa percaya diri anak. Keteladanan dalam tindakan sehari-hari juga menjadi elemen penting dalam membangun karakter anak. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kolaborasi antara sekolah dan keluarga melalui forum komunikasi dan program parenting untuk mengoptimalkan efektivitas pendidikan karakter.
Copyrights © 2024