Experiencing childhood violence can have lasting effects on mental well-being, such as a higher risk of depression and suicide ideation. People with depression may find it challenging to set life goals or find meaning in their lives. The aim of this research is to determine the effectiveness of logotherapy in improving the meaning of life for individuals with major depression. The study involves a 23-year-old Javanese woman employed in the IT sector. She has experienced sexual, physical, and verbal violence. Data collection techniques used include observation, interviews, and psychological instruments. Qualitative methods are used to examine the process of changes in the client’s thoughts, emotions, and behaviors before and after the intervention is provided. The research shows that logotherapy helps the client see her suffering differently. She finds deeper meaning in her suffering and sees it not as a barrier to herself.Mengalami kekerasan di masa kecil dapat berdampak jangka panjang pada kesehatan mental, seperti risiko depresi dan keinginan bunuh diri yang lebih tinggi. Orang yang mengalami depresi mungkin merasa sulit untuk menetapkan tujuan hidup atau menemukan makna dalam hidup mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan efektivitas logoterapi dalam meningkatkan makna hidup bagi individu dengan depresi berat. Penelitian ini melibatkan seorang wanita Jawa berusia 23 tahun yang bekerja di sektor TI. Dia telah mengalami kekerasan seksual, fisik, dan verbal. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan instrumen psikologis. Metode kualitatif digunakan untuk memeriksa proses perubahan dalam pikiran, emosi, dan perilaku klien sebelum dan sesudah intervensi diberikan. Penelitian menunjukkan bahwa logoterapi membantu klien melihat penderitaannya secara berbeda. Dia menemukan makna yang lebih dalam dalam penderitaannya dan melihatnya bukan sebagai penghalang bagi dirinya sendiri.
Copyrights © 2024