Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Lembaga Penelitian Universitas Trisakti
Volume 9, Nomor 2, Juli 2024

KONTROL GLIKEMIK TIDAK BERHUBUNGAN DENGAN PERKEMBANGAN KETAJAMAN PENGLIHATAN SETELAH OPERASI KATARAK PADA PASIEN DIABETES MELITUS

Sophian, Azzellia Danivaleiszhka (Unknown)
Samara, Tjam Diana (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Dec 2024

Abstract

Latar belakang: Pasien diabetes melitus (DM) memiliki risiko lebih tinggi untuk terjadinya katarak. Katarak adalah penyebab utama gangguan penglihatan dan kebutaan. Operas katarak dilakukan bertujuan untuk memperbaiki fungsi penglihatan. Ada beberapa faktor yang dapat mengganggu keberhasilan operasi, salah satunya adalah kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara kontrol glikemik dengan perkembangan ketajaman visus setelah operasi katarak pada pasien DM. Metode: Disain penelitian adalah potong lintang. Sampel berjumlah 136 pasien DM dengan katarak yang berusia 55 tahun atau lebih. Pengumpulan sampel didapatkan dari rekam medis di Klinik Mata Saruni, Banten secara consecutive sampling. Penilaian kontrol glikemik dan perkembangan ketajaman visus setelah operasi katarak dilakukan pada pasien DM berusia 55 tahun atau lebih. Data diproses dan dianalisa menggunakan uji Chi-Square dengan nilai p signifikan bila <0,05. Hasil: Terdapat 50,7% dengan glikemik terkontrol dan 81,6% memiliki ketajaman visus setelah operasi katarak. Tidak terdapat hubungan antara kontrol glikemik dengan perkembangan ketajaman visut setelah operasi katarak pada pasien DM (p=0,251). Kesimpulan: Kontrol glikemik tidak berhubungan dengan ketajaman penglihatan setelah operasi katarak pada pasien DM berusia 55 tahun atau lebih.

Copyrights © 2024