Indonesia, sebagai negara dengan tingkat komitmen religiusitas yang tinggi, menganggap nilai-nilai religius sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun, belakangan ini terjadi kemerosotan moral, yang tercermin dalam meningkatnya kasus kenakalan remaja, salah satu penyebabnya adalah kurangnya pembentukan karakter berbasis nilai religius. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai religius yang diterapkan oleh komunitas rohani Home For Generation dan menganalisis proses internalisasi nilai-nilai tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan tujuh informan remaja berusia 18-21 tahun, serta empat key informan yaitu fasilitator, pembina, dan pengurus komunitas. Data sekunder diperoleh melalui studi pustaka dan dokumentasi lapangan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa komunitas Home For Generation menerapkan konsep nilai "Love God Love People" yang diimplementasikan dalam berbagai kegiatan, seperti Brother Sister Keepers, aktivitas peribadatan, serta pengamalan nilai religius. Nilai-nilai ini diinternalisasikan melalui strategi transformasi dan transinternalisasi nilai berbasis hubungan interpersonal, yang mendukung pembentukan karakter positif remaja dalam konteks pengembangan komunitas masyarakat.
Copyrights © 2024