Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang telah dilakukan. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa sebelum menggunakan permainan congklak tradisional terlihat masih rendahnya ketuntasan belajar membilang anak sehingga mengalami kesulitan dalam memahami pelajaran yang tengah berlangsung. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus dan disetiap siklusnya meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakkan, observasi dan juga refleksi. Siklus berhenti ketika target keberhasilan telah tercapai. Instrument penggumpulan data yang di gunakan yaitu : Lembar tes hasil belajar, lembar observasi guru, lembar observasi siswa, dan wawancara dengan guru kelas. Setelah menggunakan permainan congklak terjadi peningkatan yaitu dari pra siklus 29,5% belum memenuhi KKM meningkat pada siklus I yang menunjukkan bahwa siswa mencapai kriteria ketuntasan klasikal 70,1% (16 siswa yang tuntas), sedangkan pada siklus II kriteria ketuntasan klasikal sebesar 90,35% (19 siswa yang tuntas). Dengan demikian hasil belajar yang diperoleh siswa dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 20,25%. Oleh karena itu, peneliti tindakan kelas (PTK) ini dinyatakan berhasil
Copyrights © 2024