Kualitas air bersih merupakan aspek penting dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan masyarakat, terutama di fasilitas umum seperti masjid yang berfungsi sebagai pusat aktivitas keagamaan dan sosial. Masjid Al Mushlih di RW 07, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, menghadapi masalah serius terkait kualitas air yang sering tercemar oleh berbagai zat berbahaya, termasuk bakteri patogen dan bahan kimia. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas air di masjid tersebut melalui implementasi sistem filter air yang dirancang khusus untuk kondisi lokal. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah observasi lapangan, wawancara dengan pengurus masjid, serta analisis laboratorium terhadap sampel air sebelum dan sesudah penerapan filter. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa sistem filter air yang diterapkan berhasil secara signifikan mengurangi kontaminan dalam air, meningkatkan kejernihan, dan memastikan bahwa air yang digunakan untuk keperluan ibadah dan kegiatan lainnya memenuhi standar kesehatan yang berlaku. Implementasi sistem ini diharapkan dapat menjadi model yang dapat diterapkan di masjid lain dengan kondisi serupa, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya akses terhadap air bersih yang aman dan berkualitas.
Copyrights © 2024