Pendahuluan: Menopause terjadi ketika seorang wanita tidak menstruasi selama satu tahun, ditandai dengan penurunan hormon estrogen yang memengaruhi kesehatan tubuh. Gejalanya mencakup keluhan vasomotor, psikologis, dan somatik yang bervariasi antara individu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keparahan gejala menopause pada wanita. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi terdiri dari 60 wanita menopause di Desa Sungai Tuan Ulu yang diambil sebagai sampel dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen Menopause Rating Scale (MRS) dan dianalisis secara deskriptif. Hasil: Hasil menunjukkan gejala vasomotor seperti muka memerah dan berkeringat dilaporkan sangat berat oleh 24 responden (38,4%). Keluhan psikologis, seperti rasa tertekan dan cemas, dominan pada tingkat berat oleh 20 responden (34%). Kelelahan fisik dan mental sering terjadi pada tingkat sangat berat pada 26 responden (43,2%). Keluhan somatik, termasuk kekeringan vagina dan masalah seksual, dilaporkan sangat berat oleh 28 responden (46,5%). Kesimpulan: Gejala menopause berupa keluhan vasomotor, psikologis, dan somatik sering dialami dengan tingkat keparahan berat hingga sangat berat. Saran: Perlunya edukasi oleh petugas kesehatan untuk membantu wanita menghadapi gejala menopause secara optimal.
Copyrights © 2024