Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak model pembelajaran berbasis masalah berbantuan kodular terhadap kemampuan analisis matematis siswa. Penelitian menggunakan metode quasi-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan model PBL berbantuan kodular dan kelompok kontrol dengan metode pembelajaran standar. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, serta dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan analisis matematis kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Rata-rata post-test pada kelompok eksperimen adalah 76,5, sedangkan kelompok kontrol memperoleh rata-rata 49,3. Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok, di mana model PBL memberikan dampak positif yang besar terhadap peningkatan kemampuan analisis matematis. Kesimpulannya, penerapan model PBL berbantuan kodular secara signifikan meningkatkan kemampuan analisis matematis siswa, sehingga dapat menjadi strategi yang efektif dalam pembelajaran matematika.
Copyrights © 2024