Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi dan numerasi anak-anak dengan disabilitas intelektual melalui pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) yang didukung teknologi Artificial Intelligence (AI). Disabilitas intelektual sering dikaitkan dengan keterbatasan pada kecerdasan, interaksi sosial, dan pembelajaran akademik, namun anak-anak ini memiliki potensi unik yang memerlukan pendekatan khusus. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen di SLB ABC Taman Pendidikan Islam Medan pada siswa kelas 4-6 (usia 13-15 tahun). Sebanyak 25 siswa dengan disabilitas intelektual ringan menjadi responden, dan data dikumpulkan melalui observasi literasi dan numerasi menggunakan media video berbasis AI yang menjelaskan langkah pembuatan sate buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan STEAM berbasis AI meningkatkan keterampilan literasi dan numerasi, terutama dalam kemampuan menghitung, memahami urutan, dan simbol numerik. Selain itu, pendekatan ini juga meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa. Pembelajaran berbasis STEAM dengan dukungan AI direkomendasikan sebagai metode efektif untuk pendidikan inklusif, khususnya bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus, guna meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah.
Copyrights © 2024