Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi nilai-nilai Islam dalam film "Siksa Neraka" menggunakan pendekatan teori Cultural Studies dan Postmodernisme. Metode penelitian kualitatif deskriptif diterapkan dengan teknik analisis semiotik untuk mengidentifikasi dan menginterpretasi simbol-simbol yang merepresentasikan nilai-nilai Islam dalam film tersebut. Cultural Studies digunakan untuk memahami bagaimana film ini sebagai produk budaya populer mencerminkan, mempertanyakan, atau mengukuhkan nilai-nilai agama dalam konteks sosial dan budaya kontemporer. Sementara itu, perspektif Postmodernisme membantu mengeksplorasi bagaimana film ini membongkar narasi besar dan menghadirkan keragaman interpretasi tentang konsep-konsep agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film "Siksa Neraka" menyajikan representasi nilai-nilai Islam melalui simbol-simbol visual dan naratif yang kompleks, yang mengundang berbagai interpretasi dari penontonnya. Film ini juga memperlihatkan pengaruh budaya populer dan media dalam mengonstruksi pemahaman agama di era postmodern, di mana makna dan nilai sering kali diperdebatkan dan ditafsirkan ulang. Temuan ini memberikan wawasan tentang peran film sebagai media yang tidak hanya menghibur tetapi juga mendidik dan mempengaruhi persepsi publik tentang nilai-nilai agama.
Copyrights © 2024