Meningkatnya jumlah pencarian informasi pada saat ini sangat relevan juga dengan banyaknya dokumen yang ada, tentu saja hal ini menyebabkan pengguna akan kesulitan untuk dapat menemukan dokumen yang relevan sesuai dengan query yang diinputkan oleh pengguna. Metode stemming adalah salah satu metode yang dapat mengatasi masalah tentang pencarian informasi di dalam dokumen secara relevan dan dapat digunakan untuk mengurangi perbedaan dari bentuk suatu kata dengan cara mengembalikan kata tersebut ke dalam bentuk dasar. Algoritma Idris merupakan salah satu algoritma untuk metode stemming yang merupakan pengembangan dari algoritma Ahmad, Yusoff dan Sembok. Penelitian ini bertujuan untuk dapat menganalisis tingkat keberhasilan dari Algoritma Idris dalam melakukan stemming pada dokumen teks Bahasa Indonesia dikarenakan algoritma ini dibangun untuk stemming pada Bahasa Melayu. Kemudian penelitian ini dilakukan dengan menganilisis penerapan Algoritma Idris pada dokumen Bahasa Indonesia. Setelah dilakukan pengujian dengan menggunakan sepuluh dokumen pada Algoritma Idris persentase keberhasilan steming dengan menggunakan algoritma idris adalah 83% dengan ICF 0,1628 dan waktu untuk pemrosesan algoritma untuk melakukan stemming adalah 35,865 detik.
Copyrights © 2024