Stunting pada bayi dapat terjadi karena kekurangan gizi seimbang dalam nutrisinya yang berdampak pada keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan. Pola asuh pemberian nutrisi menjadi salah satu faktor yang berpotensi mempengaruhi kejadian stunting pada bayi. Diketahui hubungan pola asuh pemberian makan dengan kejadian stunting pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Umbulharjo I Kota Yogyakarta. Penelitian menggunakan desain deskriptif korelasi pedekatan cross sectional. Jumlah sampel 94 responden diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data variabel pola asuh pemberian nutrisi menggunakan kuesioner terdiri dari 29 pertanyaan dan variabel kejadian stunting menggunakan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) responden. Analisis menggunakan uji spearman rank. Pola asuh pemberian nutrisi oleh ibu mayoritas tepat 59,6% dan kejadian stunting pada bayi mayoritas tidak stunting 73,4%. Hasil uji spearman rank diperoleh p-value 0,020<0,05 dengan koefisien korelasi 0,240. Terdapat hubungan pola asuh pemberian nutrisi dengan kejadian stunting pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Umbulharjo I Kota Yogyakarta dengan keeratan hubungan sangat lemah. Diperlukan pelatihan kader dan penyuluhan kepada ibu yang memiliki bayi tentang pola asuh pemberian nutrisi yang tepat untuk mencegah stunting pada bayi.
Copyrights © 2025