Senyawa fenolik merupakan senyawa yang diperoleh dari bahan alam atau tumbuhan sebagai respons terhadap stres lingkungan. Senyawa ini memiliki manfaat sebagai antioksidan, komponen dari senyawa ini memiliki pernakan penting sebagai agen pencegah dan pengobatan untuk beberapa gangguan penyakit seperti asteriosklerosis, disfungsi pada otak, diabetes dan kanker. untuk mendapatkan senyawa fenolik yang berkhasiat dari bahan alam perlu dilakukan suatu metode ekstraksi, metode ekstraksi modern merupakan metode ekstraksi yang digunakan untuk mengefisienkan proses ekstraksi itu sendiri dengan menggunakan sejumlah alat teknologi. Review artikel ini bertujuan untuk mengetahui metode ekstraksi modern yang dapat digunakan untuk mengekstraksi senyawa fenolik dari bahn alam. Proses review article ini dilakukan dengan seksama secara komprehensif dengan menggunakan berbagai data base seperti Google Scholar, Pubmed, Science Direct, Portal Garuda, NCBI dan BMC dengan menggunakan kata kunci “Senyawa fenolik”, “Microwave Assisted Extraction”, “Enzyme Assisted Extraction”, “High Hydrotastic Pressure Extraction”, “Ultrasonic Assisted Extraction”, “Pressure Liquid Extraction”, “Pressure Extraction Fluid” dan “Metode ekstraksi modern”. Hasil review menunjukkan metode ekstraksi yang paling optimal untuk mengekstraksi total kadar senyawa fenolik yaitu dengan metode Microwave Assisted Extraction (MAE) pada daya 600 watt selama 4 menit dengan menggunakan pelarut etanol 70% dapat menghasilkan total kadar senyawa fenolik sebesar 199.4 mgGAE/g pada tanaman kulit buah delima (Punica granatum L).
Copyrights © 2024