Kondisi pelajar dan remaja Indonesia saat ini tengah mengalami krisis etika dan moral. Pelajar dan remaja kerap kali menjadi pelaku perbuatan asusila, melakukan tindak pidana, menyalahgunakan obat-obatan terlarang, dan berbagai bentuk pelanggaran lainnya. Hal tersebut tentu saja berdampak buruk bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Maka diperlukan solusi yang tanggap untuk mengatasi permasalahan tersebut. Dalam bidang pendidikan, diperlukan upaya pengembangan dan perubahan kurikulum pada jenjang sekolah dasar untuk menanamkan nilai-nilai Islam dalam rangka membangun karakter siswa. Salah satunya dengan menerapkan pembelajaran matematika integrasi hadis. Kesadaran akan pentingnya penanaman nilai-nilai Islam, khususnya nilai hadis, dalam membangun karakter siswa seharusnya menjadi prioritas bagi guru dalam pembelajaran matematika. Akan tetapi, masih banyak guru yang belum mampu menguasai dan menerapkan pembelajaran terintegrasi, sehingga dalam pengabdian ini peneliti akan memberikan pengenalan pembelajaran matematika terintegrasi hadis kepada guru. Kemudian, diharapkan hasil pengabdian ini menjadi acuan dalam penerapan pembelajaran matematika, khususnya di sekolah dasar, untuk mencetak generasi yang tidak hanya mengenal matematika tetapi juga mendapatkan pendidikan karakter.
Copyrights © 2024