Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang pengembangan angkringan dibarengi dengan lahirnya inovasi penggunaan briket batok kelapa sebagai bahan bakar alternatif, dengan meninjau kelebihan dalam mengurangi emisi karbon, dan meningkatkan kualitas udara di sekitar angkringan, untuk menciptakan angkringan “UWANDALAN” yang ramah lingkungan. Pengembangan angkringan “UWANDALAN” dilakukan dengan strategi rebranding menu, bentuk fisik, logo, dan media sosial, sedangkan aplikasi penggunaan briket batok kelapa diawali dengan sosialisasi dan demonstrasi bersama Karang Taruna. Kegiatan pengabdian berlangsung selama enam minggu yang tersusun atas rangkaian kegiatan berupa observasi desa, sosialisasi pembuatan briket batok kelapa, dan Grand Opening angkringan “UWANDALAN” gaya baru sebagai program kerja utama. Pengabdian ini dilakukan dalam rangka memberdayakan masyarakat sebagai Sumber Daya Manusia berkualitas yang memiliki potensi untuk mampu melihat peluang di lingkungan sekitar, sebagai salah satu peran aktif untuk mencapai desa mandiri yang berkelanjutan.
Copyrights © 2024