Energi hijau menjadi strategi dalam mengendalikan perubahan iklim secara global. Beberapa negera termasuk Indonesia telah mendorong pertumbuhan energi hijau dengan mengendalikan penggunaan energi fosil dengan tetap memperhatikan kebijakan pembangunan yang dapat memberikan multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kebijakan subsidi energi pada energi fosil dan elektrik yang diberikan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif (mixed method), dengan teknik analisis regresi melalui Aplikasi STATA 18 dan focus group discussion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat beberapa tantangan yang dihadapi pemerintah berkaitan dengan belanja subsidi energi, yaitu terjadinya penyaluran subsidi energi yang tidak tepat sasaran (inclusion error) yang menyebabkan penanggulangan kemiskinan melalui program subsidi energi belum sesuai harapan. Meskipun demikian, terdapat beberapa solusi permasalah dalam upaya meningkatkan kualitas kebijakan dan mulai memikirkan adanya opsi subsidi terhadap kendaraan listrik.
Copyrights © 2024