Darma Cendekia
Vol. 3 No. 2 (2024): Darma Cendekia

Menulis Pantun Berkait dengan Teknik Narasi Ekspositoris sebagai Pengenalan Budaya Betawi

Amri, Tio Zulfan (Unknown)
Rizkian, Muhammad Fahmi (Unknown)
Jayakandi (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2024

Abstract

Pantun sebagai salah satu warisan budaya Indonesia, semakin lama terlupakan di setiap generasi. Pantun mempunyai peran penting dalam pembentukan kepribadian ataupun karakter identitas kearifan lokal. Kondisi tersebut mengkhawatirkan banyak pihak, kurangnya pemahaman terhadap budaya lokal disebabkan oleh perkembangan teknologi, pola pikir westernisasi, dan arus informasi tidak berimbang dengan kesadaran budaya lokal. Bertujuan menambah wawasan keilmuan tentang melestarikan warisan budaya. Untuk memasyarakatkan dan merevitalisasi kembali unsur budaya Betawi. Sekaligus memasyarakatkan pantun berkait sebagai kekayaan budaya Indonesia agar lebih akrab dan dipandang menarik Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode mendongeng, diskusi, tanya-jawab dan apresiasi terhadap karya. Dengan penggunaan metode ini diharapkan pengabdian masyarakat ini dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Hasil penelitian dapat disimpulkan, para anggota Yayasan El-Nama Indonesia dapat mengembangkan, membuat dan mengaplikasikan membacakan pantun berkait untuk mendapatkan pemaknaan luhur kehidupan dan membangkitkan nilai budaya Betawi dengan teknik menulis narasi ekspositoris. Dalam rangka memberikan pemahaman dan pengetahuan mengenai pentingnya menjaga warisan budaya jenis karya sastra agar lebih kreatif dalam menulis pantun berkait untuk mendapatkan pemaknaan luhur kehidupan dan membangkitkan nilai Betawi dalam ruang lingkup sosialisasi di lingkungan teater.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

darmacendekia

Publisher

Subject

Arts Humanities Computer Science & IT Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Fokus dan Ruang Lingkup Jurnal Darma Cendekia, pelatihan dan pemasaran dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat, UKM dan masyarakat lokal; Akses Sosial; Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat oleh Mahasiswa; Pemberdayaan Masyarakat Daerah Perbatasan; Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan; ...