Penerapan Kurikulum Merdeka di Indonesia membawa perubahan dalam cara menyusun perangkat pembelajaran, terutama modul ajar yang kini harus memuat nilai-nilai karakter pelajar Pancasila. Di SD Laboratorium UM Kota Blitar, para guru menghadapi kesulitan dalam membuat modul ajar yang sesuai dengan ketentuan tersebut. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun modul ajar yang sistematis dan terintegrasi dengan nilai karakter pelajar Pancasila melalui pelatihan dan pendampingan. Program dilaksanakan melalui workshop selama tiga hari yang memadukan teori dan praktik langsung dengan melibatkan 17 guru kelas. Kegiatan terdiri dari tahap perencanaan berupa analisis kebutuhan, tahap pelaksanaan berupa pelatihan dan pendampingan penyusunan modul, serta tahap evaluasi program. Setelah mengikuti program ini, para guru menunjukkan peningkatan kemampuan dalam membuat modul ajar yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka dan berhasil mengintegrasikan nilai-nilai karakter pelajar Pancasila di dalamnya, dibuktikan dengan skor post-test yang lebih tinggi dibandingkan pre-test. Modul yang dihasilkan telah melalui proses review dan revisi untuk memastikan kualitasnya. Keberhasilan program ini berkontribusi dalam membantu sekolah menerapkan Kurikulum Merdeka dengan lebih baik sehingga dapat mendukung tercapainya tujuan pendidikan nasional.
Copyrights © 2024