Perilaku prososial di era digital telah mengalami transformasi yang signifikan, memungkinkan individu untuk berinteraksi dan berkontribusi secara virtual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan tantangan perilaku prososial di era digital melalui tinjauan literatur. Dengan menggunakan metode kajian pustaka, data dikumpulkan dari jurnal ilmiah, laporan, dan artikel relevan periode 2018–2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform crowdfunding, kampanye kesadaran global, dan komunitas daring memberikan peluang besar untuk memperluas partisipasi prososial. Namun, tantangan seperti slacktivism dan anonimitas yang berpotensi mengurangi tanggung jawab individu juga diidentifikasi. Kesimpulan menegaskan pentingnya strategi adaptif untuk memaksimalkan manfaat teknologi digital dalam mendukung perilaku prososial yang autentik dan berkelanjutan.
Copyrights © 2024