Penelitian ini secara umum mendeskripsikan hermeneutika Jean Paul Ricoeur dalam novel Di Bawah Lindungan Ka’bah karya Buya Hamka. Sedangkan secara khusus bertujuan menganalisis makna cinta dan takdir serta makna ambigu pada novel Di Bawah Lindungan Ka’bah karya Buya Hamka. Data penelitian ini bersumber dari novel Di Bawah Lindungan Ka’bah karya Buya Hamka. Data dikumpulkan melalui teknik baca, simak, dan catat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kata-kata dalam novel tersebut banyak mengandung simbol cinta dan takdir. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa novel Di Bawah Lindungan Ka’bah mengandung simbol cinta dan takdir yang tidak hanya digambarkan sebagai sesuatu yang tidak dapat diubah, tetapi juga sebagai ujian kesabaran dan keikhlasan. Menerima takdir dengan penuh kepasrahan kepada Allah, sebuah sikap yang mencerminkan nilai-nilai keimanan dan ketaatan kepada Tuhan. Cinta sejati tidak hanya berorientasi pada kebahagiaan duniawi, tetapi juga melibatkan kepasrahan kepada kehendak Allah. Cinta sejati akan menemukan jalannya di kehidupan akhirat.
Copyrights © 2024