Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Vol. 10 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah

ANALISIS HUKUM KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN KEHIDUPAN SOSIAL INDONESIA

Adinda Namirah (Unknown)
Haifa Fatharani Putri D (Unknown)
Khairunnisa Rahma Hasani (Unknown)
Nadya Yusrina Fauhani (Unknown)
Nasywa Salsabila (Unknown)
Rahila Puspa Zahra (Unknown)
Edi Suresman (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2024

Abstract

ABSTRAK Fenomena kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) cukup menarik perhatian masyarakat Indonesia semenjak beberapa tokoh masyarakat menjadi korban dan melaporkan terkait tindakan kekerasan yang dialaminya. Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan suatu tindakan kekerasan yang dilakukan oleh anggota keluarga yang merasa memiliki kekuasaan dan kekuatan kepada anggota keluarga yang lebih lemah. Umumnya korban dalam tindakan ini adalah perempuan dan anak-anak. Dalam penelitian ini penulis ingin memahami perspektif Islam dan pandangan masyarakat Indonesia terhadap tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Dalam mengkaji hal tersebut, penulis menggunakan metode gabungan (kualitatif-kuantitatif). Pendekatan kualitatif dilakukan melalui metode deskriptif dengan mengkaji ayat-ayat al-Quran, hadist-hadist, dan hukum KUHP terkait tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), sedangkan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner dengan jumlah sampel sebanyak 57 orang yang merupakan masyarakat Indonesia. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa perspektif masyarakat memandang KDRT yang terjadi di Indonesia sangat memprihatinkan, sanksi sosial yang umum diterima pelaku berupa pengasingan dari lingkungannya, sanksi sosial dipandang tidak efektif untuk menghukum pelaku, dan pelaku KDRT seharusnya diberikan hukuman pidana yang setimpal. Kata kunci: Kekerasan, Rumah Tangga, Hukum Islam, KUHP, Sanksi sosial ABSTRACT The phenomenon of domestic violence (KDRT) has attracted the attention of Indonesian citizens ever since several public figures became victims and reported the violence they experienced. Domestic violence is an act of violence committed by family members who have more power and authority over their family members who are considered to be weaker. The victims of this act are commonly women and children. In this research, the author wants to understand the Islamic perspective and the views of Indonesian society regarding acts of domestic violence (KDRT). In examining this, the author uses a mixed method (qualitative-quantitative). The qualitative approach is carried out through a descriptive method by examining verses of the Holy Quran, Hadiths, and the Indonesian Criminal Code (KUHP) related to acts of domestic violence, while the quantitative approach uses data collection techniques in the form of questionnaires with a number of samples totalling 57 Indonesian citizens. The findings of this study indicate that the community's perspective on domestic violence that occurs in Indonesia is alarming. Social punishment often involves isolating perpetrators from their neighborhoods. Social punishments are ineffective in penalizing perpetrators, and individuals who commit domestic violence should receive appropriate criminal penalties. Keywords: Violence, Domestic, Islamic Law, Criminal Code, Social punishment

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

tashdiq

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah adalah jurnal yang terbit 3 kali setahun pada bulan Maret, Juli, dan November. Jurnal ini merupakan jurnal kajian ilmu agama, tidak hanya mengacu pada satu agama saja, ada 6 agama yang diakui di Indonesia bisa diterima pada jurnal ini. Selain itu jurnal ini ...