Al-Qur'an sebagai kitab suci umat Islam mengandung berbagai jenis ayat yang memberikan panduan hidup bagi manusia. Dalam dunia islam, studi tentang Al-Qur'an telah menjadi fokus utama bagi para sarjana dan ahli tafsir. Salah satu aspek penting dalam analisis Al-Qur'an adalah pembagian ayat-ayat ke dalam dua kategori yaitu mu'hkam dan mutasyabih. Muhkam adalah ayat-ayat dalam Al-Qur'an yang maknanya jelas, tegas, dan tidak menimbulkan keraguan. Ayat-ayat ini biasanya berisi hukum syariat, perintah, atau larangan yang bisa dipahami secara langsung tanpa memerlukan penafsiran tambahan. Mutasyabih adalah ayat-ayat yang mengandung makna ambigu atau simbolis. Maknanya tidak sepenuhnya jelas dan membutuhkan penafsiran (takwil) yang lebih mendalam. Ayat-ayat ini sering berkaitan dengan hal-hal gaib, sifat-sifat Allah, atau gambaran tentang akhirat. Konsep muhkam dan mutasyabih dalam Al-Qur'an, yang merupakan dua kategori fundamental dalam ilmu tafsir. Ayat-ayat muhkam diidentifikasi dengan kejelasan dan ketegasan maknanya, berfungsi sebagai pedoman hukum dan akidah bagi umat Islam. Sebaliknya, ayat-ayat mutasyabih mengandung makna yang samar atau ambigu, sering kali berkaitan dengan aspek-aspek gaib dan abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bagaimana mutasyabih menjadi muhkam serta peranannya dalam memahami Al-Qur’an.
Copyrights © 2025