Kelebihan produksi buah salak (Salacca zalacca) selama musim panen seringkali menyebabkan kesulitan dalam pemasaran dan fluktuasi harga akibat umur simpan yang pendek. Untuk mengatasi masalah ini, pengolahan salak menjadi manisan muncul sebagai solusi alternatif untuk memperpanjang umur simpan dan meningkatkan nilai ekonomisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi proses pembuatan manisan salak sebagai inovasi produk potensial di SMK Negeri 1 Batangtoru, yang dapat berfungsi sebagai alat pembelajaran bagi siswa serta mendukung industri salak lokal. Penelitian ini melibatkan beberapa tahapan eksperimen, termasuk pemilihan buah salak yang matang, pengolahannya menjadi manisan dengan metode perendaman gula, serta pengeringan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manisan salak secara efektif dapat memperpanjang umur simpan buah hingga 6 bulan sambil mempertahankan rasa, tekstur, dan kandungan nutrisinya. Selain itu, evaluasi sensorik menunjukkan tingkat penerimaan yang tinggi di kalangan konsumen, terutama dari segi rasa dan tekstur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa produksi manisan salak dapat menjadi produk alternatif yang layak untuk memperpanjang umur simpan salak, memberikan manfaat pendidikan bagi siswa di SMK Negeri 1 Batangtoru, serta menciptakan peluang usaha bagi masyarakat lokal.
Copyrights © 2024