Mall pelayanan publik terpadu (MPPT) Kota Banda Aceh didirikan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Namun, terdapat berbagai keluhan dari masyarakat terkait rendahnya kualitas pelayanan, yang memunculkan pertanyaan tentang sejauh mana aparatur pemerintahan menerapkan etika dalam pelaksanaan tugas mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan prinsip-prinsip etika pelayanan publik yang ditunjukkan oleh aparatur di MPPT Kota Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip etika pelayanan seperti tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme belum diterapkan secara optimal oleh aparatur pada mal pelayanan publik terpadu di kota Banda Aceh. Terdapat kesenjangan antara harapan masyarakat dan realisasi kinerja aparatur dalam memberikan pelayanan publik. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa pelaksanaan prinsip-prinsip etika pelayanan publik oleh pegawai pemerintahan pada mall pelayanan publik yang belum optimal dapat dioptimalkan dengan meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah tentang etika pelayanan berbasis nilai-nilai Syariat Islam, sehingga mampu memenuhi harapan masyarakat secara lebih baik.
Copyrights © 2024