Tulisan ini membahas tentang simbol nitik yang divisualisaikan dan diekspresikan pada selembar kain (batik) dalam bentuk geometris, garis, lengkung, oval, ellips, dan terjadi pengulangan-pengulangan dengan beragam kombinasi. Penulisan ini bersifat kualitatif, data yang dikumpulkan melalui observasi lapangan, dan wawancara kelompok pembatik batik nitik di Desa Trimulyo, Bantul, Yogyakarta. Data dianalisis dengan pendekatan simbolik (interptretivisme simbolik) untuk menemukan pengetahuan dan pesan-pesan melalui simbol-simbol yang menjadi ciri khas ragam seni hias nitik pada batik. Hasilnya pola seni hias nitik sarat dengan nilai spiritualitas yang menggambarkan cara berpikir kosmosentris. Karakter nitik terus berkembang mewujud yang beragam bentuk dengan struktur yang berubah-ubah,namun polanya masih tetap sama.
Copyrights © 2024