Tujuan penelitian yaitu Guru Sekolah Minggu memiliki peranan sebagai pembimbing dan menuntun dalam pertumbuhan rohani anak, dengan melakukan kreativitas dalam meningkatkan kerohanian anak, mengajar pengenalan akan Yesus Kristus terhadap anak sekolah minggu, memimpin anak kepada Kristus. Sebagai seorang pembina rohani anak maka, guru juga memiliki keteladanan rohani yakni guru memiliki hubungan dengan Tuhan, serta guru lahir baru. Hipotesis penelitian, jika Guru Sekoah Minggu mengajar dan membina anak, maka rohani Anak Sekolah Minggu di HKBP Cijantung bisa bertumbuh dengan baik dan benar. Hasil penelitian, dengan jawaban responden semuanya dapat di simpulkan bahwa guru belum maksimal melakukan perananya sebagai Guru Sekolah Minggu sehingga anak belum bertumbuh secara baik dan benar, dengan hal ini hendaklah seorang guru melayani lebih baik lagi dengan berbagai cara supaya anak dapat bertumbuh di dalam Tuhan. Kesimpulan, Guru Sekolah Minggu ialah “panggilan Tuhan yang begitu tinggi dan kudus bahkan kedudukannya setara dengan para Rasul, para nabi, para penginjil, dan para pendeta, yang telah dipersiapkan dan di perlengkapi Allah untuk melakukan pekerjaan-Nya yaitu secara khusus dalam pembinaan anak”. Saran sebagai guru hendaklah menyadari bahwa tugas dan tanggung jawab membina rohani anak adalah suatu panggilan dan juga meresponnya dengan baik.
Copyrights © 2024