Ketimpangan pendidikan di Indonesia, khususnya antara wilayah perkotaan dan pedesaan, masih menjadi tantangan utama. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi kesenjangan ini melalui peningkatan akses pendidikan digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh distribusi infrastruktur TIK terhadap ketimpangan pendidikan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif berbasis data sekunder mengenai distribusi infrastruktur TIK, akses internet, dan tingkat pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi infrastruktur TIK yang tidak merata memperburuk ketimpangan pendidikan di wilayah rural. Namun, TIK memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan, asalkan ada langkah strategis seperti peningkatan literasi digital dan subsidi teknologi untuk daerah yang kurang terlayani
Copyrights © 2025