Penelitian ini menganalisis alokasi anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di tingkat kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Tengah untuk tahun 2024. Dengan menggunakan metode statistik, diperoleh rata-rata anggaran sebesar 1,625.02 miliar dengan simpangan baku 570,14 miliar, yang menunjukkan ketidakmerataan dalam distribusi anggaran. Kabupaten Barito Utara dan Kapuas memiliki anggaran yang jauh di atas rata-rata, sementara Kabupaten Sukamara berada di bawah rata-rata, yang berdampak pada kemampuan mereka dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya analisis potensi pendapatan daerah dan kebutuhan pembangunan, serta perlunya transparansi dalam pengelolaan anggaran untuk mencapai distribusi yang lebih adil dan efektif. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang alokasi anggaran, diharapkan pemerintah daerah dapat merumuskan kebijakan yang mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025