Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perilaku perundungan yang ditemukan di SDN Bendar Kabupaten Pati, sehingga berdampak pada kepercayaan diri korban. Berdasarkan hasil observasi, terdapat beberapa murid yang kurang rasa percaya diri akibat sering mendapat perilaku perundunganyang dilakukan oleh temannya sendiri. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisis perilaku perundungan dalam meningkatkan percaya diri murid kelas tinggi SDN Bendar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti yakni wawamcara, obseravsi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku perundungan ada dua jenis, yaitu perundungan fisik dan non fisik.Perundungan fisik seperti memukul, menendang, mencekik, dan mendorong. Sedangkan perundungan non fisikseperti mengolok-olok, mengejek, dan memanggil dengan nama orang tua. Dampak psikis yang ditimbulkan pada korbanantara lain, sakit hati, merasa takut, minder, dan tidak percaya diri
Copyrights © 2024