Classical conditioning adalah teori psikologi yang pertama kali diperkenalkan oleh Ivan Pavlov yang berfokus pada pembentukan asosiasi antara stimulus netral dan respons otomatis. Dalam konteks pendidikan, prinsip classical conditioning dapat digunakan untuk menanamkan kebiasaan belajar yang efektif pada siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji penerapan teori ini dalam lingkungan pembelajaran, khususnya dalam mengembangkan kebiasaan belajar yang positif dan memotivasi siswa untuk lebih terlibat dalam proses belajar. Dengan mengidentifikasi stimulus yang dapat mempengaruhi perilaku belajar siswa, guru dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan efektif. Selain itu, penerapan classical conditioning dapat membantu siswa dalam mengatasi perasaan cemas atau takut terhadap pembelajaran, sehingga menciptakan suasana yang lebih kondusif untuk pertumbuhan akademik mereka. Penelitian ini akan mengungkap bagaimana penggunaan teknik-teknik seperti penguatan positif, pengulangan, dan penanaman asosiasi dapat mendorong siswa untuk mengembangkan kebiasaan belajar yang produktif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025