Penggunaan perangkat teknologi pembelajaran secara daring telah menciptakan tantangan baru bagi anak-anak usia sekolah komunitas suku Kokoda Maibo Papua. Mereka selama ini tidak mengenal teknologi pembelajaran diharuskan memiliki dan menggunakan teknologi sebagai sarana pembelajaran. Tujuan studi ini adalah mengungkap terjadinya kesenjangan teknologi pendidikan di masa pandemi dan menemukan solusi atas masalah pendidikan berbasis penggunaan teknologi pembelajaran online bagi anak suku Kokoda Maibo Papua. Pengumpulan data secara kualitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Data dianalisis secara interaktif terus menerus hingga data dianggap jenuh dari lapangan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran secara online telah mempersulit anak-anak suku Kokoda Maibo mengikuti pelajaran. Kesulitan mengikuti pelajaran diakibatkan faktor ketidakmampuan memiliki dan mengoperasikan perangkat teknologi serta tidak ada dana yang cukup untuk membeli pulsa internet. Faktor tersebut menjadi penghambat proses pembelajaran bagi anak-anak suku Kokoda Maibo yang memicu munculnya kesenjangan pendidikan. Solusi yang ditawarkan adalah pemerintah melakukan pemberdayaan dan menyiapkan perangkat teknologi pembelajaran pada siswa. Kebijakan pemberlakuan belajar online selain berdampak positif bagi masyarakat juga berdampak buruk pada kelompok masyarakat lainnya, masyarakat membutuhkan kebijakan pemerintah yang berdampak positif untuk semua lapisan masyarakat. Tulisan ini dapat berkontribusi pada penambahan literatur pada aspek kebijakan penggunaan perangkat teknologi pembelajaran online bagi kelompok masyarakat
Copyrights © 2024