Pempek merupakan makanan tradisional Palembang yang sudah dikenal oleh masyarakat luas dan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha. Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bekasi memiliki potensi dalam pengembangan ini karena terdapat kelompok keterampilan tata boga yang menghasilkan berbagai produk pangan salah satunya pempek. Namun, pempek yang dihasilkan termasuk pempek pangan siap saji dengan umur simpan pendek dan pemasarannya masih terbatas di dalam lapas. Warga binaan dan petugas lapas belum memiliki keterampilan pembuatan pempek frozen dan digital marketing. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga binaan dan petugas lapas tentang pembuatan produk pempek frozen dan pemasaran secara digital. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 minggu dengan jumlah peserta 20 orang yang terdiri dari 15 warga binaan dan 5 petugas lapas. Metode pelaksanaan terdiri dari (1) pelatihan dan praktik pembuatan pempek frozen meliputi pembuatan produk, pengemasan vakum dan pembuatan label kemasan, (2) pelatihan digital marketing, dan (3) evaluasi dengan pre-test dan post-test dengan rerata peningkatan sebesar 24,92%. Warga binaan mampu membuat pempek frozen yang dikemas vakum, label kemasan dengan desain yang menarik dan sesuai aturan serta mampu membuat foto produk yang menarik dan katalog produk sebagai media promosi digital.
Copyrights © 2024