Masalah utama dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPA siswa pada kelas V SDN 14 Tangkalasi, dimana hanya sebagian kecil siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 14 Tangkalasi melalui penerapan model pembelajaran Children Learning in Science (CLIS). Instrumen penelitian yang digunakan meliputi tes hasil belajar, lembar observasi, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dan wawancara. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 14 Tangkalasi, dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 24 orang. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada model Kemmis dan McTaggart. Metode ini melibatkan empat tahapan utama yang berulang dalam siklus, yaitu: perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), observasi (observing), dan refleksi (reflecting). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model CLIS berhasil meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil pada Siklus I, hanya 62,5% siswa yang mencapai KKM, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran mencapai 70%. Hasil pada Siklus II, setelah dilakukan perbaikan, seperti pengaturan waktu yang lebih efisien dan penggunaan media pembelajaran yang lebih menarik, seperti gambar dan video interaktif, hasil belajar siswa meningkat menjadi 87,5% siswa mencapai KKM, dan keterlibatan siswa juga meningkat menjadi 90%, yang menunjukkan bahwa pembelajaran berjalan lebih efektif dan siswa lebih aktif terlibat.
Copyrights © 2024