Pembelajaran dalam konteks pendidikan formal dapat berlangsung di lingkungan masyarakat dan lingkungan sekolah serta lingkungan keluarga yang berfariasi tingkat pendidikannya, bahkan ada yang tidak mengenyam pendidikan atau buta aksara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses belajar anak di lingkungan keluarga yang buta aksara, faktor penghambat proses belajar anak. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi dokumentasi dan studi kasus, penelitian berlokasi di Sekolah dasar negeri 3 Lakatan. Teknik pengumpulan data observasi, dokumentasi dan wawancara.Hasil penelitian menunjukkan orang tua siswa di SDN 3 Lakatan yang buta aksara cenderung sibuk bekerja untuk mencari nafkah , sehingga perhatian terhadap proses belajar anak di rumah masih kurang. Kurangnya dukungan, motivasi dari orang tua, sehingga anak yang bersekolah tidak memperoleh dukungan fasilitas belajar seperti alat tulis maupun kebutuhan sekolah, sehingga memberi dampak anak sulit beradaptasi, kesulitan dalam menerima pembelajaran di kelas. Dapat di simpulkan bahwa anak yang memiliki orang tua yang buta tidak mendapatkan perhatian yang khusus dalam belajar di rumah dan kurangnya motivasi dari orang tua.
Copyrights © 2024