Pemenuhan SDG"™s di Indonesia salah satunya ditunjang oleh sektor pertanian. Produk pertanian dengan yang menjadi perhatian adalah padi. Pertumbuhan padi di Indonesia dapat tumbuh dengan subur karena di dalam tanah memiliki kandungan unsur hara. Kandungan unsur hara penting yang dibutuhkan oleh padi agar tumbuh dengan cepat adalah nitrogen, phosporus dan kalium / potassium (NPK). Kandungan unsur NPK yang terkandung di pupuk atau tanah melalui analisis laboratorium dengan biaya yang relatif mahal dan waktu yang lama. Untuk itu perlu cara lain yakni menggunakan soil integrated sensor. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendapatkan informasi terkait kandungan unsur hara pada lahan pertanian padi menggunakan soil integrated sensor serta lokasi menggunakan sistem informasi geografis. Parameter yang digunakan antara lain suhu tanah, kelembapan tanah, electrical conductivity, pH tanah, nitrogen, phosporus, potassium dan salinitas tanah. Parameter lain yang di dapatkan dari GPS adalah longitude, latitude, velocity, altitude serta tanggal pengukuran. Tahapan yang ada di dalam penelitian antara lain studi pustaka, pengumpulan data, analisis kebutuhan, rancangan, implementasi dan pengujian prototipe. Hasil dari penelitian ini adalah prototipe berhasil mengidentifikasi kandungan unsur hara tanah, membaca semua parameter dan mengirimkan hasilnya ke Node-RED menggunakan MQTT dan menyimpan data ke MySQL. Parameter lain yang juga ikut disimpan adalah titik lokasi dari pengambilan data menggunakan GPS. Kesimpulan dari penelitian ini protipe berhasil diuji coba pada lahan pertanian padi dan mengidentifikasi kandungan unsur hara. Titik-titik lokasi yang dikirimkan ke database berhasil dipetakan menggunakan Leaflet JS.
Copyrights © 2024