Udang di Indonesia di ekspor dalam bentuk beku yaitu udang yang telah mengalami cold storage setelah melalui pemisahan kepala dan kulit. Akibat dari proses tersebut diperoleh limbah atau hasil samping berupa kepala (carapace) dan kulit (peeled) yang menimbulkan masalah pencemaran lingkungan. Kitin dan kitosan adalah bahan industri yang multifungsi dan multi guna. Isolasi senyawa kitin melalui reaksi demineralisasi dengan larutan HCl 1 N, perbandingan 15:1 (v/b) direaksikan dalam ekstraktor pada suhu 60 0C selama 30 menit. Reaksi deproteinisasi dengan larutan NaOH 3,5 %, perbandingan 10:1 (v/b), kemudian direaksikan dalam ekstraktor selama 2 jam pada   temperatur 65 oC. Reaksi dekolorisasi dengan larutan NaOCl 0,315%, perbandingan 10:1 (v/b) dalam ekstraktor selama selama 1 jam pada suhu 40 oC. Reaksi deasetilasi kitin menjadi kitosan dilakukaan dengan NaOH 60%, perbandingan 20:1 (v/b) dan direaksikan dalam ekstraktor pada suhu 80 â 100 oC selama 1 jam. Kualitas kitin yang dihasilkan antara lain, kadar air 6,89%, kadar abu 7,8%, sedangkan kualitas kitosan yang dihasilkan, kadar air 9,28%, kadar abu 1,49%, kadar protein ⤠0,5%, larut sempurna dengan asam asetat 2%, rendemen 63% dan derajat deastilasi : 83,25%. Kualitas kitosan yang dihasilkan sudah dapat memenuhi standar Protan Laboratory.
Copyrights © 2016