Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh aktualisasi diri terhadap prestasi kerja pegawai pada Pemerintahan Kecamatan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif korelasional. Metode deskritif merupakan uraian atau penjelasan hasil penelitian yang diperoleh melalui kuisioner yang disebarkan kepada responden. Hasil penelitian meliputi, jenis kelamin, tingkat pendidikan, usia serta interprestasi rata-rata jawaban responden dari setiap item. Sedangkan metode korelasional untuk mengetahui seberapa besar pengaruh antara variabel bebas terhadap variabel terikat dengan metode analisis regresi linier sederhana serta perhitungan koefisien determinasi, untuk menguji kemampuan variasi variabel bebas dalam menjelaskan variasi variabel terikat dalam model. Penulis menggunakan 70 orang responden sebagai sampel diambil dari seluruh pegawai. Hasil penelitian koefisien determinasi diketahui bahwa aktualisasi diri diperoleh sebesar 33,6 % terhadap prestasi kerja pegawai pada Pemerintahan Kecamatan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah dan sisanya sisanya sebesar 66,4 % ditentukan oleh variabel lain. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara aktualisasi diri terhadap prestasi kerja pegawai pada Pemerintahan Kecamatan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah sebesar 0,580 sehingga apabila diinterprestasikan dalam skala nilai dapat dikategorikan korelasi cukup tinggi. Persamaan regresi yang diperoleh Y = 17,582 + 0,655X. Uji t menunjukkan bahwa bahwa t hitung lebih besar dari t tabel atau (5.865 > 1.99547). Karena nilai t hitung lebih besar dari nilai t tabel maka terdapat hubungan yang signifikan antara variabel X dan Y. Dan hipotesis yang diajukan pada Bab – I dapat diterima.
Copyrights © 2025