Karamunting (Rhodomyrtus tomentosa (Aiton) merupakan salah satu tanaman yang digunakan sebagai obat tradisional yang banyak tersebar diseluruh Indonesia khususnya berasal Toraja, yang berpotensi sebagai antioksidan dan antikanker dengan adanya kandungan senyawa fenolik dan flavanoid. Penelitian ini bertujuan untuk melihat flavonoid total serta aktivitas antioksidan dan toksisitas ekstrak daun karamunting. Simplisia daun karamunting diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%, pengujian aktivitas antioksidan diukur menggunakan microplet reader dan diuji toksisitasnya dengan metode BSLT. Hasi penelitian fenolik total 3,496% , Perolehan aktivitas antioksidan nilai IC50 ekstrak etanol daun karamunting sebesar 24,451 bpj dan Perolehan uji toksisitas nilai IC50 ekstrak etanol daun karamunting sebesar 31,80 bpj terhadap larva udang. Berdasarkan hasil tersebut, ekstrak etanol daun karamunting masuk dalam kategori antivitas sangat kuat dengan range <50 % dan dinilai memiliki sifat toksisitas katogori sangant kuat.
Copyrights © 2020