Penelitian bertujuan untuk mengetahui hasil pengembangan dan pengujian smart home berbasis mikrokontroller ESP32 melalui telegram messenger. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model prototyping. Data yang digunakan wawancara, angket, observasi dan pengukuran. Data di analisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Penelitian ini menghasilkan prototipe smart home yang digunakan untuk mengontrol pintu dan lampu secara jarak jauh melalui aplikasi telegram messenger. Hasil pengujian RSSI pada ruangan indoor kekuatan komunikasi data lebih kuat daripada di ruangan outdoor sehingga RSSI nya lebih kuat. Pada hasil pengujian indoor sinyal tercepat berada pada -49 dBm dan terlama pada -73 dBm sedangkan outdoor sinyal tercepat berada pada -57 dBm dan terlama pada -83 dBm. Hasil pengujian RSSI indoor didapatkan hasil persentase signal strength paling rendah 54% dan tertinggi 102% dengan delay tercepat 0,9s dan terlambat 3s, sedangkan pada presentase signal strength outdoor terendah adalah 34% dan tertinggi 86% dengan delay tercepat 1,5s dan terlambat 4,1s. Pengujian RSSI terhadap obstacle dengan karakteristik redaman berbeda-beda dari tiap obstacle dan mempengaruhi terhadap RSSI dari sinyal data. RSSI terhadap obstacle terkuat dengan nilai -54 dBm, terlemah -77 dBm dengan delay tercepat 1,5s dan terlambat 2,9s. Hasil pengujian RSSI terhadap obstacle didapatkan hasil persentase signal strength paling rendah 46% dan tertinggi 92%. Dari pengujian monitoring dan pengontrolan smart home semua perintah berfungsi dengan baik hingga pada jarak 240 km. Hasil pengujian functional suitability menunjukkan bahwa alat berfungsi sesuai rancangan.
Copyrights © 2023